Kamis, 14 Januari 2010

Huruf Kawi


Huruf Kawi
Bahasa Kawi adalah suatu jenis bahasa yang pernah berkembang di Pulau Jawa pada zaman kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan dipakai dalam penulisan karya-karya sastra. Dalam tradisi Jawa, bahasa Kawi juga disebut dengan istilah bahasa Jawa Kuna. Meskipun demikian, bahasa Kawi sendiri bukan bahasa Jawa Kuna murni, karena telah mendapat pengaruh bahasa Sansekerta. Kawi (juga dikenal dengan nama Kavi) adalah nama untuk sistem penulisan atau aksara yang berasal dari Jawa dan digunakan di sekitar Semenanjung Malaya dalam berbagai prasasti dan tulisan dari abad ke-8 hingga sekitar tahun 1500 M.[1] Kawi juga merupakan nama dari bahasa, yaitu Bahasa Kawi yang digunakan dalam prasasti dan tulisan tersebut di atas, namun lebih umum disebut sebagai Bahasa Jawa Kuna. Aliran sastra yang ditulis dengan aksara ini disebut Kakawin.

Aksara Kawi berasal dari "Aksara Pallawa" menurut para ahli Studi Asia Tenggara seperti George Coedes[rujukan?] and D. G. E. Hall[rujukan?] sebagai dasar dari beberapa sistem penulisan atau aksara di Asia Tenggara.

Bagan berikut adalah script Kawi dasar :



Tulisan beraksara Kawi paling awal diketahui berasal dari zaman Kerajaan Singasari di Jawa. Sedangkan yang lebih baru ditemukan dalam masa Kerajaan Majapahit, juga di pulau Jawa dan Bali, Kalimantan dan Sumatera.

Huruf Kawi termasuk jenis abugida, yang artinya huruf-huruf dibaca dengan vokal yang menyertainya. Tanda diakritik digunakan untuk membunyikan vokal dan mewakili konsonan murni, atau mewakili vokal-vokal lain.

3 komentar:

  1. Tulisan seperti sangat membantu orang2 yang berminat mempelajari aksara2 kuno seperti ini karena sumber untuk aksara2 kuno seperi ini sangatlah langka.
    Lampiran gambarnya buatan sendiri atau ada sumbernya mas?
    Soalnya ada beberapa aksara yang saya temukan yidak cocok. Misal: aksara "kha" di lampiran anda beda dengan aksara yang ada di beberapa prasasti;prasasti singasari, munduan, dan laguna copperplate.
    Mohon di-share...

    BalasHapus
  2. Sudah dibetulkan mas, terimakasih kritik dan sarannya. :D

    BalasHapus
  3. Trima kasih mas atas koreksinya...
    tapi masih ada aksara yang saya temukan berbeda lho,seperti aksara "gha", dan beberapa aksara pada 1 deret di bawahnya.
    Ada referensinya ga mas? Soalnya saya minat banget sama tulisan kawi...
    terimakasih...

    BalasHapus