Pada sekitar tahun 100 M, Ditulis dengan Huruf Pallawa.
Prasasti berhuruf Pallawa pertama di temukan di Kutai (Kaltim), Tarumanegara (Jawa Barat), Sriwijaya (Sumatera) Syailendra dan Sanjaya (Jawa Tengah).
Kemudian lambat laun digantikan oleh aksara Kawi mulai tahun 600 M. yaitu pada masa kerajaan Medang i- Bhumi Mataram, Kediri, Singasari dan Majapahit.
selain di Jawa aksara kawi juga ditemukan di Jawa barat, Sumatra dan Filipina.
Di Jawa pada Jaman Pra Islam muncul tulisan budo di jawa, aksara ini juga disebut aksara gunung. Pada Masa Islam muncul aksara Jawa Moderen atau hanacaraka.
Tulisan Jawa adalah turunan dari Aksara Pallawa, bila huruf pallawa tanpa taling tarung,maka kelihatannya berbeda dengan huruf jawa dan kita akan sulit mencari kemiripannya, tapi jika kita menulis pallawa dengan tambahan vokal "O" misalnya "do to so wo lo", maka harus di tambah taling tarung, sehingga tampaklah kemiripannya nengan huruf jawa "d t s w l".
0 komentar:
Poskan Komentar